Awal Mula Berdirinya Nottingham Forest Si Merah dari Nottinghamshire
Berbicara soal sepak bola Inggris rasanya tidak lengkap jika kita tidak membahas Nottingham Forest. Klub ini bukan sekadar peserta liga biasa, melainkan salah satu pilar sejarah sepak bola dunia. Didirikan pada tahun 1865 di sebuah pertemuan di Clinton Arms, Nottingham Forest menyandang status sebagai salah satu klub tertua yang masih aktif hingga saat ini.
Menariknya, pada awal berdirinya, para anggota klub sepakat untuk menggunakan warna merah sebagai identitas utama mereka. Inilah yang menjadi cikal bakal julukan nottingham yang kita kenal sekarang, yaitu Forest atau lebih populer dengan sebutan The Tricky Trees.

Pada masa-masa awal, Forest berperan penting dalam mempopulerkan olahraga ini. Mereka bahkan memberikan sumbangan berupa set jersey merah kepada klub lain seperti Arsenal dan Liverpool saat kedua klub tersebut baru berdiri. Latar belakang Nottingham Forest yang dermawan ini membuktikan bahwa mereka memiliki pengaruh besar dalam pondasi sepak bola di tanah Inggris sebelum liga profesional benar-benar berkembang pesat seperti sekarang.
Era Keemasan Brian Clough dan Kejayaan yang Tak Terlupakan
Membicarakan sejarah klub ini tentu tidak bisa lepas dari satu nama legendaris: Brian Clough. Sebelum kedatangaya pada tahun 1975, Forest hanyalah klub yang naik turun divisi. Namun, di bawah tangan dingin Clough dan asisteya Peter Taylor, klub ini bertransformasi menjadi kekuatan yang menakutkan. Salah satu pencapaian yang hingga kini sulit disamai oleh klub manapun adalah keberhasilan mereka meraih promosi ke divisi utama dan langsung menjadi juara liga di musim berikutnya.

Puncak dari kegilaan ini terjadi ketika dunia menyaksikan prestasi Nottingham Forest yang luar biasa di kompetisi Eropa. Mereka berhasil menjuarai European Cup (sekarang Liga Champions) dua kali berturut-turut pada tahun 1979 dan 1980. Bayangkan saja, sebuah klub yang baru naik kasta bisa langsung mengangkangi raksasa-raksasa Eropa. Fakta uniknya, Nottingham Forest adalah satu-satunya klub di Eropa yang memiliki koleksi trofi Liga Champions lebih banyak daripada jumlah trofi liga domestik mereka sendiri.
Stadion City Ground dan Rivalitas Panas Derby County
Rumah bagi Forest adalah City Ground, sebuah stadion ikonik yang terletak di tepi Sungai Trent. Sejak tahun 1898, City Ground telah menjadi saksi bisu berbagai momen dramatis, mulai dari tangis haru saat degradasi hingga sorak sorai kemenangan di kompetisi tertinggi. Atmosfer di stadion ini selalu dikenal magis, terutama saat mereka menjamu rival bebuyutan mereka.

Salah satu bumbu penyedap dalam sejarah Forest adalah rivalitas Derby County. Pertandingan yang bertajuk East Midlands Derby ini selalu berlangsung panas dan penuh gengsi. Persaingan ini semakin menarik karena keterkaitan Brian Clough yang pernah melatih kedua klub tersebut. Bagi para penggemar Forest, mengalahkan Derby bukan sekadar soal tiga poin, melainkan soal harga diri sebagai penguasa wilayah Midlands.
Kebangkitan Kembali ke Premier League Setelah Penantian Panjang
Setelah era Brian Clough berakhir, Forest sempat mengalami masa-masa sulit dan terjerembab ke kasta bawah sepak bola Inggris selama lebih dari dua dekade. Namun, gairah para pendukung setianya tidak pernah padam. Penantian panjang selama 23 tahun akhirnya membuahkan hasil manis ketika mereka berhasil kembali promosi melalui babak play-off di Wembley pada tahun 2022. Kembalinya Forest ke kasta tertinggi disambut antusias oleh pecinta sepak bola dunia.
Kini, dengan skuat yang kompetitif dan manajemen yang ambisius, Forest berusaha untuk kembali membangun reputasi mereka sebagai klub yang disegani. Juara Liga Champions Nottingham Forest dua kali ini membuktikan bahwa sejarah besar mereka bukanlah sekadar kenangan, melainkan motivasi untuk terus bersaing di ketatnya kompetisi Premier League. Mereka bukan lagi sekadar klub sejarah, tapi penantang serius yang siap mengejutkan tim-tim raksasa laiya.
Secara keseluruhan, Nottingham Forest adalah simbol ketangguhan dan keajaiban dalam sepak bola. Dari awal yang sederhana hingga menjadi raja Eropa, perjalanan mereka mengajarkan kita bahwa di lapangan hijau, tidak ada yang mustahil jika memiliki semangat dan kepemimpinan yang tepat. Mari kita nantikan kejutan apalagi yang akan dihadirkan oleh The Tricky Trees di musim-musim mendatang!