Halo, Sobat Bolagaruda! Perjuangan Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang begitu menyakitkan. Sempat unggul lebih dulu, Samurai Biru akhirnya kalah dramatis 2-1 dari Brasil setelah gol telat di masa injury time memupus mimpi mereka mencetak sejarah.
Gelandang Jepang, Kaishu Sano, yang sempat membuka keunggulan timnya, mengaku hasil akhir menjadi pelajaran besar. Menurutnya, tampil bagus saja tidak cukup jika gagal mengamankan kemenangan. “Hasil adalah segalanya. Kami belum cukup baik,” ujar Sano usai pertandingan yang berlangsung penuh tensi.
Gol Sano di babak pertama sempat membuat publik percaya Jepang mampu menciptakan kejutan atas skuad asuhan Carlo Ancelotti. Namun, Casemiro berhasil menyamakan kedudukan sebelum Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan pada detik-detik terakhir pertandingan. Brasil vs Jepang pun menjadi salah satu duel paling dramatis di babak gugur turnamen kali ini.
Baca juga: Brasil vs Jepang: Comeback Dramatis Brasil Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
Meski kecewa, Sano tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya. Ia menilai seluruh pemain telah berjuang maksimal sepanjang laga. Namun dalam sepak bola level tertinggi, hasil pertandingan Piala Dunia menjadi ukuran utama, bukan sekadar performa yang mengesankan.
Kekalahan ini juga mengakhiri harapan Jepang untuk mencatat sejarah Samurai Blue dengan melangkah lebih jauh di fase gugur. Di sisi lain, Brasil kembali menunjukkan mental juara dengan bangkit dari tekanan dan memastikan tiket ke babak berikutnya melalui kemenangan dramatis.
Bagi Kaishu Sano dan skuad Jepang, kegagalan ini dipandang sebagai pengalaman berharga. Mereka bertekad menjadikan momen pahit tersebut sebagai motivasi untuk berkembang agar mampu bersaing lebih kuat pada turnamen internasional berikutnya. Sementara itu, Brasil melanjutkan perburuan gelar dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi setelah lolos lewat comeback yang menegangkan.
Baca juga: Cody Gakpo Tetap Bela Belanda Meski Diterpa Duka Mendalam