Pertandingan pertama Xabi Alonso sebagai manajer Chelsea berakhir dengan skor 6-4 yang gila. Kemenangan ini ibarat roller coaster, tapi yang paling menyita perhatian adalah performa empat striker yang main di laga tersebut.
Bintang Lapangan: Joao Pedro
Bintangnya jelas Joao Pedro. Striker Brasil ini mencetak hat-trick dalam waktu cuma 9 menit! Performa ini kayak bentuk “balas dendam” karena dia ditinggal dari skuad Brasil di Piala Dunia. Alonso sendiri bilang Joao Pedro “sangat lapar” dan “bertekad” untuk musim ini.
“Joao Pedro is very, very hungry and determined to have a great season,” kata Xabi Alonso usai pertandingan.
Baca juga: Profil Joao Pedro: Striker Muda Chelsea dengan Harga Pasar Tinggi
Si Misteri: Dastan Satpaev
Yang bikin heboh adalah Dastan Satpaev. Remaja 17 tahun asal Kazakhstan ini mencetak gol spektakuler di menit ke-6. Yang unik, dia main sebagai triallist alias masih dalam status coba-coba! Kenapa? Karena transfernya dari FC Kairat baru akan resmi pada 12 Agustus nanti. Di negaranya, Satpaev udah kayak superstar. Gaya mainnya yang cepat dan tajam di kotak penalti malah sering dibanding-bandingkan sama Sergio Aguero. Wah, keren banget!
“He is a ball threat, he attacks the inner channel well and is good as a striker coming from the outside. He is really strong, really quick,” puji Alonso tentang pemain mudanya.
Si “Banjir”: Liam Delap
Di sisi lain, ada cerita pilu buat Liam Delap. Striker yang diboyong dari Ipswich seharga £30 juta ini masih kesulitan tampil oke. Performanya kurang greget dan sekarang kabarnya bakal dijual. Chelsea katanya udah mulai negosiasi dengan Danny Welbeck yang berusia 35 tahun untuk jadi penggantinya. Langkah ini diambil buat ngasih keseimbangan dan pengalaman di skuad yang masih muda.
“We need balance, to have a complete squad and make a good team. For that, we have an idea and plan,” kata Alonso soal strategi transfer ini.
Kesimpulan Awal
Dari laga ini, kita bisa lihat strategi Alonso. Dia pakai formasi 4-2-3-1, dan kasih kesempatan besar ke pemain muda kayak Satpaev dan bintang akademi lainnya. Tapi kemenangan 6-4 ini juga nunjukin kalau lini belakang Chelsea masih berantakan dan perlu dibenahi. Pertahanan yang rapuh jadi pekerjaan rumah besar buat Alonso.
Baca juga: Debut Xabi Alonso di Chelsea: Momen Panas Uji Coba Lawan Western Sydney Wanderers