Geger banget nih, dunia sepak bola Indonesia lagi dihebohin sama sanksi berat yang diterima pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Bos juru taktik Macan Kemayoran ini kena hukuman larangan melatih selama 10 tahun di negara asalnya. Wah, gimana dong kelanjutan kariernya di Indonesia? 😮
Manajemen Persija pun langsung angkat bicara. Dalam rilis resminya, mereka menyatakan “Persija menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh Korea Football Association (KFA) terkait situasi yang berkembang saat ini”. Namun, mereka memilih untuk cool down dulu dan belum mengambil sikap lebih lanjut.
Baca juga: Vietnam Bantai Timor Leste 7-0, Skuad Garuda Wajib Waspada!
Sikap hati-hati ini diambil karena manajemen ingin memantau perkembangan dan melakukan komunikasi intensif dengan seluruh pihak terkait. Mereka juga akan mempelajari berbagai aspek sebelum memutuskan langkah resmi. Intinya, Macan Kemayoran ini mau memastikan semuanya matang biar keputusannya tepat sasaran.
Lantas, apa sih yang sebenarnya terjadi? Sanksi dari KFA ini bukan main-main. Selain larangan melatih 10 tahun, Shin juga dilarang terlibat dalam kompetisi dalam jabatan apapun dan diusir secara permanen dari klub di Korea Selatan. Penyebabnya adalah laporan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan Shin saat masih melatih Ulsan Hyundai.
Tenang, ada kabar baik buat Persija. Sanksi ini hanya berlaku di Korea Selatan. Jadi, STY tetap aman kok untuk melatih di luar negeri, termasuk di Persija. Shin Tae-yong sendiri mengaku merasa tidak adil dengan keputusan ini, bahkan dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk banding. Ia juga sempat mengungkapkan, “Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkap kebenarannya”.
Kita tunggu aja deh perkembangan selanjutnya. Kira-kira Persija bakal ambil sikap gimana ya? Yang pasti, fokus utama saat ini adalah Piala Presiden 2026 dan Liga 1 Indonesia yang semakin dekat.