Kabar kurang sedap datang dari skuad Maung Bandung setelah kepulangan mereka dari laga tandang. Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, secara terbuka mengungkapkan kekecewaaya atas tindakan tidak terpuji dari sekelompok orang di bandara. Kejadian ini tentu mencoreng nilai sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi dalam sepak bola Indonesia karena umuh sesalkan provokasi oknum suporter pemain persib yang terjadi secara tiba-tiba.
Kronologi Aksi Intimidasi di Area Publik
Menurut penuturan Umuh, rombongan tim Persib mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari sejumlah individu yang diduga merupakan oknum suporter tim lawan. Hal ini bermula saat para pemain sedang mengantre di area keberangkatan. Mengingat situasi yang seharusnya kondusif, umuh sesalkan provokasi oknum suporter pemain persib lantaran tindakan tersebut sangat mengganggu mentalitas para penggawa Maung Bandung yang baru saja berjuang habis-habisan di lapangan hijau.
Baca juga: Persaingan Panas Puncak Klasemen Super League Antara Persib Bandung dan Borneo FC
Pesan Sportivitas dari Manajer Persib
Beberapa oknum dilaporkan melontarkan kata-kata ejekan yang memancing emosi para pemain bintang. Umuh menegaskan bahwa rivalitas seharusnya hanya terjadi selama sembilan puluh menit di dalam stadion saja. Pria yang akrab disapa Pak Haji ini mengingatkan bahwa semua pihak harus menjaga etika saat berada di fasilitas umum agar tidak merugikan citra sepak bola nasional secara luas.
Pernyataan Resmi Umuh Muchtar
Melalui sebuah kesempatan, manajer senior ini menyampaikan harapaya agar suporter bisa lebih dewasa dalam bersikap di luar lapangan.
Cukup di lapangan saja kita bersaing secara sehat. Di luar itu kita semua adalah saudara. Saya sangat menyayangkan kenapa hal seperti ini masih saja terjadi di era sepak bola yang sudah mulai maju, ujar Umuh Muchtar dengaada tegas.
Baca juga: Era Baru Futsal Tanah Air: Kongres Federasi Futsal Indonesia Putuskan Perubahan Nama Organisasi
Harapan Kedamaian di Sepak Bola Indonesia
Pihak manajemen berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang demi keamanan bersama. Dengan adanya insiden umuh sesalkan provokasi oknum suporter pemain persib ini, diharapkan seluruh elemen pecinta bola bisa saling menghormati. Kedamaian antar suporter adalah kunci utama agar kompetisi Liga 1 semakin menarik dan aman untuk dinikmati oleh semua kalangan masyarakat Indonesia.