Kisah Eliano Reijnders: Dari Belanda ke Bandung, Demi Merah Putih
Profil dan Biodata Lengkap Eliano Reijnders, Pemain Keturunan yang Membela Timnas Indonesia
Bayangkan, seorang anak muda yang lahir di Finlandia, besar di Belanda, dan akhirnya menemukan “rumah barunya” di Bandung, Indonesia. Itulah kisah Eliano Johannes Reijnders Lekatompessy, pemain yang kini ramai diperbincangkan publik sepak bola Tanah Air.
Lahir pada 23 Oktober 2000, Eliano bukan hanya pemain biasa — ia simbol dari semangat globalisasi sepak bola modern, di mana darah, identitas, dan cinta pada sepak bola bisa bersatu di lapangan hijau.
Kini, ia resmi menjadi bagian dari Timnas Indonesia, dan membela klub besar Persib Bandung di Liga 1. Sebuah langkah yang menunjukkan bahwa panggilan hati bisa membawa seseorang melintasi benua.
Baca juga: Profil Lengkap Thom Haye: Gelandang Persib Bandung yang Perkuat Tim Nasional Indonesia
Profil Lengkap Eliano Reijnders: Darah Belanda, Jiwa Indonesia
Eliano memiliki darah Indonesia dari garis keturunan Lekatompessy, yang masih berakar di Maluku. Meski lahir di Eropa, semangatnya kini merah putih sepenuhnya. Dengan tinggi badan 182 cm, ia tampil gagah di sisi kanan lapangan — posisinya sebagai bek kanan dan sayap kanan membuatnya jadi aset berharga di setiap tim yang ia bela.

Berusia 25 tahun pada 2025, Eliano berada di masa emas kariernya. Ia dikenal bukan hanya tangguh di lapangan, tapi juga rendah hati dan profesional di luar lapangan. Fans Persib pun cepat jatuh hati — bukan hanya karena performanya, tapi juga karena sikapnya yang ramah dan terbuka.
Awal Karier: Lahir dari Akademi Sepak Bola Eropa
Seperti kebanyakan pemain muda berbakat di Belanda, Eliano tumbuh dalam sistem akademi yang disiplin dan terstruktur.
Ia menimba ilmu sepak bola di akademi PEC Zwolle, tempat yang terkenal melahirkan talenta muda potensial. Di sinilah ia membangun dasar-dasar permainan: kecepatan, teknik umpan, dan kemampuan membaca situasi lawan.
Pada 2018, Eliano menjalani debut profesionalnya bersama PEC Zwolle. Meski masih muda, ia menunjukkan ketenangan dan pemahaman taktik yang matang.
Tahun 2022, kariernya berlanjut ke Jong Utrecht, tim muda FC Utrecht, dengan status pinjaman. Di klub ini, ia mendapatkan jam terbang penting dan kesempatan mengasah kemampuan di kompetisi yang lebih intens.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Ole Romeny, Pemain Keturunan Belanda-Indonesia
Babak Baru: Bergabung dengan Persib Bandung

Langkah Eliano menuju Asia dimulai ketika Persib Bandung mengumumkan perekrutannya pada 2024. Banyak yang terkejut, tapi juga penasaran — bagaimana performa pemain Eropa di Liga 1?
Ternyata, kehadiran Eliano langsung membawa warna baru. Ia cepat beradaptasi dengan cuaca, gaya permainan, bahkan suasana kota Bandung yang hangat.
Fans Bobotoh pun menyambutnya dengan tangan terbuka. Dari laga ke laga, Eliano menunjukkan performa stabil: kuat bertahan, rajin menyerang, dan punya umpan silang akurat yang sering membahayakan gawang lawan.
Di setiap pertandingan, semangatnya terlihat jelas — seolah ia sudah lama menjadi bagian dari sepak bola Indonesia. Tak heran jika namanya kini menjadi salah satu pemain favorit baru Persib.
Karier Internasional: Memilih Indonesia, Bukan Sekadar Formalitas
Pada September 2024, Eliano membuat keputusan besar dalam hidupnya: membela Timnas Indonesia. Bagi sebagian orang, mungkin itu sekadar langkah karier. Tapi bagi Eliano, ini adalah panggilan hati. Ia mengaku ingin menghormati darah Indonesia dari ibunya dan merasa bangga bisa mengenakan seragam Merah Putih.
Debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada 10 Oktober 2024, saat menghadapi Bahrain di laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasil imbang 2–2 di laga itu jadi kenangan manis, karena ia tampil percaya diri meski baru pertama kali bermain di level internasional bersama Garuda.
Puncak emosional datang pada 5 September 2025, ketika Eliano mencetak gol pertamanya untuk Indonesia melawan Tionghoa Taipei. Ia mencium lambang Garuda di dadanya — momen yang membuat netizen dan fans bola nasional ikut terharu.
Baca juga: Profil Lengkap Mees Hilgers: Bek Tangguh Berdarah Indonesia yang Jadi Andalan Timnas
Fakta Menarik: Saudara Milan, Jiwa Nusantara

Ada banyak hal menarik dari sosok Eliano Reijnders:
-
Ia lahir di Finlandia, tapi besar di Belanda, dan kini tinggal di Indonesia — tiga budaya yang membentuk karakter kuat dalam dirinya.
-
Ia memiliki saudara kandung, Tijjani Reijnders, yang bermain di Manchester City dan juga memiliki darah Indonesia.
-
Eliano sering menyebut dalam wawancara, “Saya merasa Indonesia bukan tempat asing, tapi bagian dari diri saya sendiri.”
-
Ia dikenal sederhana, sering berinteraksi dengan fans, dan suka mencoba makanan lokal — termasuk nasi goreng, sate, dan kopi Bandung.
-
Meski wajahnya kalem, di lapangan ia dikenal tegas, cepat mengambil keputusan, dan jarang terpancing emosi.
Harga Pasar dan Agen Profesional
Dengan performa stabil di Liga 1 dan kiprah di Timnas, harga pasar Eliano Reijnders saat ini mencapai sekitar €500.000 – €700.000 (setara Rp12 miliar).
Angka itu cukup fantastis, terutama untuk pemain yang baru setahun berkarier di Asia. Ia juga berada di bawah manajemen agen Belanda yang menangani banyak pemain Eropa di Asia — tanda bahwa kariernya ditangani secara profesional dan terarah.
Baca juga: Kevin Diks: Bek Tangguh Berdarah Indonesia dengan Harga Pasar Fantastis!
Kehidupan Pribadi dan Sosok yang Tenang
Berbeda dari banyak pemain muda yang aktif di media sosial, Eliano termasuk sosok yang tenang dan misterius. Ia jarang mengumbar kehidupan pribadinya, termasuk soal pasangan.
Sampai saat ini, belum ada kabar resmi tentang siapa pasangan Eliano Reijnders, meski beberapa fans sempat berspekulasi di media sosial. Ia memilih fokus pada karier dan adaptasi di Indonesia.
Namun, dari beberapa wawancara, Eliano sempat mengatakan bahwa Bandung memberinya “vibe rumah yang hangat” dan ia sangat menikmati atmosfer dukungan Bobotoh di stadion.
Eliano dan Masa Depan Garuda
Kehadiran Eliano bukan hanya menambah kedalaman skuad Timnas Indonesia, tapi juga menghadirkan aura baru di sektor pertahanan.
Dengan kombinasi disiplin Eropa dan semangat Asia, ia dianggap bisa menjadi bagian dari fondasi jangka panjang tim nasional.
Banyak yang menyebut, jika ia terus berkembang, Eliano bisa jadi sosok penting seperti Stefano Lilipaly atau Jordi Amat — pemain naturalisasi yang benar-benar memberi kontribusi nyata bagi Indonesia.
Penutup: Darah Eropa, Jiwa Nusantara
Perjalanan Eliano Reijnders adalah kisah tentang menemukan jati diri.
Dari lapangan-lapangan dingin di Belanda hingga stadion panas di Indonesia, ia membawa satu hal yang sama: cinta pada sepak bola dan kebanggaan pada identitasnya.
Kini, setiap kali Eliano mengenakan seragam Merah Putih dan melangkah ke lapangan, ia bukan sekadar pemain naturalisasi. Ia adalah simbol dari generasi baru sepak bola Indonesia — global, berkarakter, dan penuh semangat Garuda.