Jakarta, Guys, gue baru baca pengumuman resmi Persija dan langsung kepikiran satu hal: akhirnya Marselino Ferdinan pulang juga. Sebagai orang yang sempat nonton aksinya waktu masih di Persebaya Surabaya, rasanya kayak nemuin temen lama yang udah lama nggak ketemu.
Inget nggak sih, terakhir kita lihat Marsel bener-bener main reguler? Gue sendiri sampai lupa kapan tepatnya. Setelah ninggalin Persebaya awal 2023, dia emang sempat ngilang dari radar. Di KMSK Deinze cuma main empat kali, lanjut ke Oxford United malah cuma sekali turun di Championship. Belum lagi dipinjam ke AS Trencin yang bikin dia makin jarang kelihatan karena cedera.
Yang bikin gue agak sedih, nama Marsel sempat nggak masuk Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Padahal, gue masih inget banget momen dia bikin gol-gol penting buat Garuda. Rasanya kayak kehilangan salah satu permata yang belum diasah maksimal.
Baca juga: Mengenal Marselino Ferdinan: Usia Muda, Mental Baja, dan Mimpi Besar di Eropa
Nah, sekarang dia balik. Bukan ke klub lama, tapi ke Persija Jakarta. Dan menurut gue, ini pilihan yang masuk akal banget. Kadang pemain muda butuh “pulang” dulu buat nemuin ritme dan kepercayaan diri.
“Yang pasti sekarang saya melihat tim yang bener-benar serius dan bisa memaksimalkan potensi saya. Saat kondisi seperti ini fokus saya mengembalikan performa dan fitness saya. Persija lah tim yang terbaik untuk saya ke depannya,” kata Marsel.
Gue pribadi penasaran, gimana chemistry dia sama Shin Tae-yong di level klub. Soalnya, pelatih asal Korea Selatan itu yang dulu paling percaya sama Marsel di Timnas. Kalau di Persija mereka bisa nyambung lagi, bukan nggak mungkin Marsel balik ke performa terbaiknya.
“Saya akan selalu memberikan yang terbaik dan berharap kami bisa juara bersama di tahun ini. Dengan komposisi pemain dan pelatih sekarang, kami optimistis bisa meraihnya,” ujarnya lagi.
Buat gue, ini bukan cuma soal transfer. Ini soal cerita kedua yang bisa jadi lebih seru dari yang pertama. Kalau dulu Marsel dijuluki wonderkid, sekarang saatnya dia buktiin kalau label itu bukan cuma gimmick.
Baca juga: Profil Lengkap Shin Tae-yong, Pelatih yang Membangkitkan Timnas Indonesia