Halo, Sobat Bolaaa! Kabar gede banget nih buat pecinta sepak bola, terutama penggemar Les Bleus. Zinedine Zidane, nama yang nggak asing lagi di telinga kita, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala anyar Timnas Prancis. Era baru pun dimulai!
Setelah Didier Deschamps memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya selama 14 tahun usai Prancis finis di posisi keempat Piala Dunia 2026, kursi kepelatihan yang kosong akhirnya diisi oleh sang legenda hidup.
Zizou, begitu ia akrab disapa, dikontrak selama empat tahun ke depan, yang berarti ia akan memimpin skuad Kylian Mbappe dkk hingga kualifikasi Piala Dunia 2030. Ini adalah momen yang sudah dinanti-nantikan oleh banyak pihak, mengingat Zidane sudah lama dikaitkan dengan posisi ini. Bahkan, ia sempat disebut-sebut sebagai penerus alami Deschamps sejak kekalahan Prancis di Piala Dunia 2010 lalu.
Baca juga: Zinedine Zidane: Profil Legenda yang Mengubah Sepak Bola dan Dunia
Dari Tiga Liga Champions ke Timnas: Ambisi Baru Zidane
Ini adalah pertama kalinya Zidane kembali ke dunia kepelatihan sejak ia hengkang dari Real Madrid pada tahun 2021. Sebelum vakum, ia telah menorehkan sejarah bersama Los Blancos dengan meraih tiga gelar Liga Champions beruntun (2016, 2017, 2018). Prestasi gemilang inilah yang membuatnya dinobatkan sebagai salah satu pelatih tersukses di generasinya.
Dalam pernyataan resminya, Zidane mengungkapkan rasa bahagianya. “Melatih timnas Prancis adalah sumber kebanggaan yang luar biasa. Saya sudah sering bilang, tidak ada yang lebih indah daripada Timnas Prancis,” ujarnya penuh haru. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden FFF, Philippe Diallo, dan mengakui jasa-jasa Didier Deschamps serta stafnya selama 14 tahun terakhir.
Pertandingan Perdana dan Tantangan ke Depan
Para penggemar sudah pasti penasaran kapan Zidane akan memulai debutnya. Rencananya, laga kompetitif pertama Zidane sebagai pelatih kepala akan berlangsung pada 25 September mendatang, saat Prancis bertandang ke markas Turki di ajang UEFA Nations League.
Tugas besarnya tentu saja membawa Prancis meraih kesuksesan di Euro 2028 dan tentunya Piala Dunia 2030. Mantan gelandang serang yang juga pemenang Ballon d’Or ini tentu mengusung ambisi tinggi untuk membawa generasi emas Prancis berprestasi lagi.