Kehadiran pemain muda di skuad senior selalu menjadi sorotan, termasuk saat Mathew Baker mendapat kesempatan bergabung dengan Timnas Indonesia. Bek berusia 17 tahun tersebut kini tengah menjalani proses adaptasi di level tertinggi sepak bola nasional dengan dukungan penuh dari para pemain senior.
Salah satu sosok yang mendapat tugas khusus adalah Kevin Diks. Bek andalan Timnas Indonesia itu dipercaya untuk menjadi mentor bagi Baker selama mengikuti pemusatan latihan bersama skuad Garuda. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program pengembangan pemain muda yang sedang diterapkan pelatih John Herdman.
Baca juga: Timnas Indonesia Tampil Perkasa, Oman Dibungkam 3-0 pada FIFA Match Day
Kevin Diks Jadi Pembimbing untuk Baker
John Herdman menilai Mathew Baker memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pemain penting bagi Timnas Indonesia di masa depan. Karena itulah, Baker diberikan kesempatan merasakan atmosfer tim senior lebih cepat dibanding banyak pemain seusianya.

Dalam proses tersebut, Kevin Diks dipercaya menjadi sosok yang membimbingnya. Kehadiran pemain yang memiliki pengalaman bermain di level Eropa diharapkan mampu membantu Baker memahami tuntutan sepak bola internasional.
Herdman menjelaskan bahwa Baker bisa belajar banyak dari Diks, mulai dari cara menjaga konsistensi permainan hingga memahami standar profesional yang dibutuhkan di level tertinggi.
Program Akselerasi untuk Pemain Muda
Pemanggilan Mathew Baker ke Timnas Indonesia senior bukan keputusan mendadak. Herdman mengungkapkan bahwa tim pelatih memiliki program khusus bernama Acceleration Strategy atau strategi percepatan perkembangan pemain muda.
Melalui program tersebut, pemain yang dianggap memiliki potensi besar akan diberikan pengalaman lebih awal di lingkungan tim nasional senior. Tujuannya agar mereka dapat berkembang lebih cepat dan siap menghadapi tantangan internasional di masa mendatang.
Menurut Herdman, semakin cepat pemain muda merasakan atmosfer pertandingan dan latihan bersama pemain senior, semakin besar peluang mereka untuk meningkatkan kualitas permainan.
Baca juga: Mathew Baker Tak Kuasa Menahan Air Mata, Debut Bersama Timnas Indonesia Jadi Momen Bersejarah
Mathew Baker Tunjukkan Sikap Positif
Meski masih sangat muda, Baker dinilai mampu menunjukkan sikap yang baik selama menjalani pemusatan latihan. Ia tidak terlihat canggung ketika berlatih bersama para pemain senior yang sudah memiliki pengalaman internasional.
Herdman mengapresiasi etos kerja dan mentalitas yang diperlihatkan sang pemain. Namun, ia juga menegaskan bahwa perjalanan Baker masih panjang dan masih banyak aspek yang perlu dikembangkan agar bisa menjadi pemain kelas atas.
“Yang terpenting sekarang adalah dia mampu memenuhi standar yang kami tetapkan. Sejauh ini dia memulai kamp dengan sangat baik dan memiliki sikap yang bagus.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa fokus utama tim pelatih bukan hanya memberikan kesempatan bermain, tetapi juga memastikan perkembangan Baker berjalan sesuai harapan.
Harapan Besar untuk Masa Depan Timnas Indonesia
Kehadiran Mathew Baker di skuad senior menjadi sinyal bahwa regenerasi pemain terus berjalan di Timnas Indonesia. Dengan usia yang masih sangat muda, ia memiliki peluang besar untuk menjadi bagian penting proyek jangka panjang skuad Garuda.
Dukungan dari pemain berpengalaman seperti Kevin Diks juga menjadi modal berharga bagi Baker untuk mempercepat proses adaptasinya. Jika mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu pilar utama Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Selain memberikan pengalaman baru, program ini juga menunjukkan keseriusan John Herdman dalam membangun regenerasi pemain Timnas Indonesia, memperkuat talenta muda Indonesia, serta menciptakan masa depan skuad Garuda yang lebih kompetitif di level internasional.
Baca juga: John Herdman Puji Debut Mathew Baker Saat Indonesia Kalahkan Oman, Sebut Masa Depannya Cerah